Kabut asap, penerbangan Dabo-Karimun terganggu

id Kabut asap penerbangan Dabo-Karimun terganggu lingga

Kabut asap, penerbangan Dabo-Karimun terganggu

Pesawat Susi Air di Bandara Dabosingkep (Nurjali)

Kalau diwilayah kita masih aman, hanya di Karimun saat ini cukup tebal
Lingga (ANTARA) - Akibat kabut asap yang terjadi pada hari ini, Sabtu (14/09) pesawat perintis Susi Air, tujuan Dabosingkep-Karimun di Bandar Udara Dabosingkep, batal diberangkatkan karena jarak pandang  yang mengkhawatirkan.

"Susi Air cancel flight dikarenakan visibility tidak memungkinkan untuk landing di Karimun penyebabnya kabut asap,” kata Kepala UPBU Kelas III Dabosingkep, Andy Hendra Suryaka, kepada Antara, Sabtu.
 
Pesawat sebelumnya sudah sampai di udara Karimun, namun karena kabut asap sehingga pesawat tidak jadi mendarat dan kembali lagi ke Bandara Dabo. Untuk saat ini seluruh penumpang sudah diinformasikan oleh pihak Susi Air terkait batalnya keberangkatan tujuan SIQ-TJB.

"Namun belum bisa dipastikan oleh pihak Susi Air kapan pengganti penerbangan tersebut. Pasalnya saat ini masih menunggu informasi dari Pekanbaru," katanya.

Sementara itu kepala BMKG Dabosingkep Sahat Mauli Pasaribu, mengatakan untuk kondisi kabut asap di Kabupaten Lingga, khususnya Dabosingkep masih dalam kondisi aman, dan jarak pandang baik di udara maupun di laut masih dalam kondisi normal.

"Kalau di wilayah kita masih aman, hanya di Karimun saat ini cukup tebal," ujarnya.

Meskipun kondisi udara di Lingga masih dalam kondisi aman, namun Polres Lingga dan RSUD Dabosingkep, mulai petang ini sudah melakukan berbagai antisipasi salah satunya dengan mendirikan posko untuk mengantisipasi terjadinya kondisi udara yang buruk. (Antara)
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar