Jelang HUT RI Pemprov Riau gelar swab massal

id tes usap massal,swab covid,covid riau,wagub riau

Jelang HUT RI Pemprov Riau gelar swab massal

Seorang aparatur sipil negara menjalani uji usap massal di halaman kantor Gubernur Riau, di Kota Pekanbaru, Selasa (4/8/2020). (ANTARA/HO-Diskominfotik Riau)

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Riau pada tanggal 4 dan 5 Agustus menggelar tes usap (swab) massal di Kota Pekanbaru untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19, sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia dan HUT ke-63 Provinsi Riau.

“Pelaksanaan swab massal ini sangat penting, untuk itu masyarakat diminta untuk turut berpartisipasi aktif mengikuti kegiatan tersebut," kata Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution saat membuka tes usap massal di halaman kantor Gubernur Riau, di Pekanbaru, Selasa.

Ia mengatakan tes usap wajib diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN), dan tenaga harian lepas (THL) di lingkungan Pemprov Riau. Selain itu, masyarakat juga bisa langsung datang untuk ikut tes yang rencananya berlangsung selama dua hari.

Ia berharap kegiatan tersebut bisa mempermudah pemetaan penyebaran COVID-19 di Riau. Ia secara pribadi mengaku prihatin Riau mengalami lonjakan kasus dalam sepekan terakhir dan hingga Selasa siang tercatat ada 506 kasus terkonfirmasi COVID-19.

"Setelah lima bulan kita dihadapkan dengan kasus ini, belum ada tanda-tanda akan berakhir karena belum ada vaksin dan obat penanganan COVID-19," kata Edy.

Ia mengatakan pemerintah meminta masyarakat untuk mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan demi keselamatan dan kesehatan diri sendiri dan orang-orang terdekat dari ancaman penularan penyakit mematikan itu.

“Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kluster baru COVID-19 ini adalah ketidakpatuhan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan,” katanya.
 

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliana Nazir, menambahkan setiap peserta tes usap akan dikabari secepatnya apabila hasilnya terkonfirmasi positif COVID-19 agar bisa segera dirawat di rumah sakit rujukan.

Tes usap massal, lanjutnya, merupakan salah satu strategi untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. Meski begitu, kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan menjaga jarak, adalah yang paling utama untuk mencegah penularan Virus Corona.

"Kami harapkan kita semua turut berpartisipasi dalam acara tes swab massal ini. Target kita 1.500 orang selama dua hari ini," kata Mimi Yuliana Nazir. 
 

Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar