Vaksinasi COVID-19 baru tujuh persen sasaran di Kepulauan Riau

id vaksinasi kepulauan riau,vaksinasi covid

Vaksinasi COVID-19 baru tujuh persen sasaran di Kepulauan Riau

Arsip Foto. Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 ke seorang karyawan bank di Mandiri University, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (26/3/2021).(ANTARA FOTO/Teguh prihatna)

Tanjungpinang (ANTARA) - Vaksinasi COVID-19 baru mencakup tujuh persen dari total 1.476.091 warga yang menjadi sasaran vaksinasi di Provinsi Kepulauan Riau.

"Sasaran vaksinasi di Kepri (Kepulauan Riau) mencapai sekitar 1,4 juta orang. Sampai saat ini sudah tujuh persen yang disuntik vaksin," kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kepulauan Riau Tengku Said Arif Fadillah di Tanjungpinang, Jumat.

Warga yang sudah mendapat suntikan vaksin COVID-19, menurut dia, meliputi sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan, warga lanjut usia, dan petugas pelayanan publik.

Menurut data pemerintah, sasaran vaksinasi pada SDM kesehatan di Kepulauan Riau seluruhnya 19.257 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17.575 orang atau 91,3 persen sudah mendapat suntikan dosis pertama dan 16.548 orang atau 85,9 persen sudah mendapat suntikan dosis pertama dan kedua vaksin atau sudah selesai menjalani vaksinasi.

Warga lanjut usia yang menjadi sasaran vaksinasi di Kepulauan Riau sebanyak 118.851 orang. Warga lansia yang sudah dapat suntikan dosis pertama vaksin sebanyak 12.833 orang atau 10,8 persen dan warga lansia yang sudah selesai menjalani vaksinasi baru 3.231 orang atau 2,7 persen.

Petugas pelayan publik yang menjadi sasaran vaksinasi di Kepulauan Riau sebanyak 166.201 orang dan 72.466 orang atau 43,6 persen di antaranya sudah mendapat suntikan dosis pertama vaksin.

Petugas pelayan publik yang sudah selesai menjalani vaksinasi tercatat 16.903 orang atau 10,2 persen dari sasaran.

"Total jumlah tenaga medis, lansia dan tenaga pelayanan publik yang divaksinasi mencapai 304.309 orang, namun yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama 102.874 orang dan dosis kedua 36.682 orang," kata Arif.

Ia menjelaskan bahwa vaksinasi COVID-19 dilakukan secara bertahap dimulai dari petugas kesehatan.

"Untuk masyarakat dilaksanakan setelah tenaga kesehatan, petugas publik, dan orang lanjut usia disuntik vaksin," katanya, menambahkan, vaksinasi bagi masyarakat umum akan mulai dilaksanakan pada Juli 2021.

 
Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar