Hanya Tanjungpinang zona oranye COVID-19 di Kepri

id Satgas, tinggal Tanjungpinang, Zona Oranye, COVID 19, di Kepri

Hanya Tanjungpinang zona oranye COVID-19 di Kepri

Seorang warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau disuntik vaksin di Gedung Asrama Haji untuk mencegah penularan COVID-19 (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau menyatakan saat ini hanya Kota Tanjungpinang yang masih berstatus zona oranye di wilayah itu, setelah Kabupaten Natuna dan Karimun ditetapkan masuk zona kuning.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Jumat mengatakan Natuna dan Karimun sempat bertahan di zona oranye, dan saat ini sudah diturunkan statusnya seiring dengan penurunan jumlah kasus aktif COVID-19.

"Jadi sekarang zona kuning di Kepri sudah enam kabupaten dan kota, yakni Kota Batam, Karimun, Bintan, Natuna, Anambas dan Lingga. Mudah-mudahan Tanjungpinang segera menyusul," kata mantan Kadis Kesehatan Kepri itu.

Tjetjep menjelaskan COVID-19 di Kepri cukup terkendali. Bahkan, bila dianalisis, kasus konfirmasi, pengendalian, perawatan dan pengendalian kematian akibat COVID-19 dengan rasio per 100.000 penduduk dalam sepekan terakhir di kabupaten/kota, maka Kepri sudah mengarah ke PPKM Level 1.

"Kalau melihat grafik kasus konfirmasi, pengendalian, perawatan dan pengendalian kematian akibat COVID-19 sesungguhnya Kepri sudah mengarah ke Level 1. Hanya saja masih cukup banyak yang dirawat di RS pada PPKM Level 2, maka harapannya Kepri dapat turun ke PPKM Level 1," ujarnya.

Tjetjep mengatakan jumlah kasus aktif COVID-19 di Kepri berdasarkan data tinggal 475 orang, turun drastis sejak 1,5 bulan lalu yang lebih dari 7.000 orang. Kasus aktif COVID-19 di Kepri tersebar di Batam 117 orang, Tanjungpinang 125 orang, Bintan 82 orang, Karimun 53 orang, Anambas 15 orang, Lingga 28 orang dan Natuna 55 orang.

"Kasus aktif di lima kabupaten di Kepri, masing-masing hanya puluhan orang saja," ucapnya.

Ia mengungkapkan jumlah pasien COVID-19 di wilayah itu bertambah 46 orang sehingga total menjadi 53.261 orang, tersebar di Batam 25.800 orang, Tanjungpinang 10.044 orang, Bintan 5.524 orang, Karimun 5.343 orang, Anambas 1.824 orang, Lingga 2.300 orang, dan Natuna 2.426 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di Kepri bertambah 69 orang sehingga menjadi 51.063 orang, tersebar di Batam 24.852 orang, Tanjungpinang 9.524 orang, Bintan 5.265 orang, Karimun 5.140 orang, Anambas 1.763 orang, Lingga 2.189 orang, dan Natuna 2.330 orang.

Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah 4 orang sehingga menjadi 1.723 orang, tersebar di Batam 831 orang, Tanjungpinang 395 orang, Bintan 177 orang, Karimun 150 orang, Anambas 46 orang, Lingga 83 orang, dan Natuna 41 orang.

"Positivity rate di wilayah ini 1,26 persen, jauh lebih rendah dibanding ambang batas maksimal yang ditetapkan WH0 5 persen. Angka positivity rate di wilayah ini berdasarkan data kabupaten dan kota, yakni Kota Tanjungpinang 4,64 persen, Batam 0,35 persen, Bintan 6,32 persen, Karimun 3,00 persen, Kepulauan Anambas 5,01 persen, Lingga 4,9 persen, dan Natuna 4,8 persen.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas," ucapnya.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE