Tambatan perahu Pulau Lalang roboh diterjang badai

id Wabup Lingga tinjau tambatan perahu yang roboh

Tambatan perahu Pulau Lalang  roboh diterjang badai

Wakil Bupati Lingga saat berada di Pulau Lalang, Desa Berhala, Kecamatan Singkep Selatan (ANTARA/Nurjali)

Lingga (ANTARA) - Tambatan perahu yang berada di Pulau Lalang, Desa Berhala, Kecamatan Singkepselatan, Kabupaten Lingga roboh diterjang badai Selasa (10/11) pagi.

"Tambatan perahu yang roboh itu, terbuat dari kayu sehingga hancur terbawa angin ribut disertai ombak dan hujan tadi pagi," ujar Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, saat berada dilokasi tambatan perahu.

Neko meninjau  langsung ke lokasi kejadian  begitu mendapat kabar dari masyarakat.

Selain di Pulau Lalang, menurutnya beberapa lokasi lainnya di wilayah Singkep Selatan dan Singkep Barat, dan Senayang tadi pagi juga mengalami kerusakan sarana infrastruktur yang diakibatkan cuaca ekstrim, hujan, disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

"Bahkan ada rumah warga yang ikut roboh diterpa angin kencang tadi pagi, di Desa Tanjungirat, kemudian di Desa Marok Tua warga di pesisir tadi juga ada yang mengungsi karena takut cuaca yang begitu ekstrim," sebutnya.

Melihat kondisi tersebut, dirinya menghimbau kepada masyarakat nelayan, dan masyarakat yang tinggal di pesisir pantai untuk lebih berhati-hati. Dan menunda perjalanan laut mengingat saat ini cuaca di Kabupaten Lingga, memasuki musim cuaca ekstrim.

Berdasarkan informasi yang diperoleh pada hari ini sedikitnya, ada beberapa lokasi yang mendapat musibah akibat cuaca ekstrim, yaitu di Kecamatan Senayang, Singkepbarat, dan Singkepselatan, tepatnya di Desa Berhala, Desa Marok Tua, Desa Jagoh dan Desa Tanjungirat yang mengakibatkan tiga rumah warga roboh dihantam angin ribut.

"Alhamdulillah untuk korban jiwa sampai saat ini belum ada, kita doakan agar masyarakat kita tabah dan selalu diberi kemudahan dalam menghadapi ujian ini, dan kami selaku pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan bantuan dan himbauan," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE