SAR Tanjungpinang simulasi penyelamatan di laut Senayang

id SAR Tanjungpinang,simlasi penyelamatan,senayang,lingga

Ilustrasi: Simulasi Latihan Gabungan SAR Laut. (Antaranews Kepri)

Teknik-teknik yang kita ajarkan tersebut, merupakan teknik-teknik awal pertolongan pertama jika terjadi musibah atau kecelakaan di laut
Lingga (Antaranews Kepri) - Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Badan Search and Rescue (SAR) Tanjungpinang menggelar simulasi penyelamatan di laut Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan ini digelar pada hari terakhir pelatihan penguatan peran masyarakat, pada penanganan awal ketika terjadi kecelakaan di laut.

"Kita sudah menggelar kegiatan ini selama enam hari, dan hari ini merupakan hari terakhir yang tutup dengan demonstrasi praktek penyelamatan di laut," kata Kepala Kantor pencarian dan pertolongan (KPP) Tanjungpinang Budi Cahyadi, kepada Antara, Minggu.

Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut awalnya berjumlah 50 orang yang merupakan perwakilan dmasyarakat dari beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga, BPBD, Polisi pamong praja, LSM, Relawan, Damkar, Tagana, KNPI dan Linmas. Namun setelah berjalan beberapa hari satu peserta mengundurkan diri. 

Dalam demonstrasi tersebut, para peserta mempraktekkan berbagai teknik penyelamatan, yang dilakukan di laut dengan menggunakan berbagai fasilitas pendukung seperti perahu karet, teknik melakukan penyelaman dan berbagai teknik penyelamatan awal pada korban kecelakaan di laut. Sebelum dilakukan demonstrasi tersebut, para peserta telah terlebih dahulu dilatih oleh tim-tim yang profesional dibidangnya.

"Teknik-teknik yang kita ajarkan tersebut, merupakan teknik-teknik awal pertolongan pertama jika terjadi musibah atau kecelakaan di laut," sebutnya.

Harapannya apa yang telah diberikan kepada para peserta dan masyarakat, diharapkan dapat bermanfaat. Adapun instansi lain yang terlibat dalam kegiatan tersebut, antara lain Polisi, TNI AL, TNI AD, Syahbandar dan beberapa personel lainnya.

Mewakili Bupati Lingga, Asisten Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum Rusli mengatakan dipilihnya Senayang sebagai daerah latihan, karena wilayah tersebut sebagian besarnya merupakan laut dan terdiri dari pulau-pulau. Selain itu perairan Senayang sangat banyak dilewati kapal-kapal dan sering terjadi kecelakaan. 

"Kami sangat mengapresiasi Kepala KPP yang telah merekomendasikan Senayang jauh-jauh hari sebagai daerah latihan, dan Bupati sangat mendukung kegiatan tersebut," ucapnya.

Tiga orang peserta yang dianggap memiliki prestasi yang cukup baik selama pelatihan berlangsung, akan dikirim untuk mengikuti jambore SAR Nasional se Indonesia yang digelar pada bulan September mendatang untuk mewakili Provinsi Kepri. (Antara)   
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar