Kadin Melayu Singapura lirik industri halal dompak

id Kadin,singapura,industri halal,dompak,FTZ ,tanjungpinang

Gubernur Nurdin Basirun didampingi Ketua BP FTZ Tanjungpinang meninjau kawasan industri halal di Pulau Dompak beberapa waktu lalu. (Antaranews Kepri/Istimewa)

Forum Bisnis yang diselenggarakan di Singapura baru-baru ini mendapat sinyal positif dari Kadin Melayu Singapura. Kami akan menyambut kehadiran mereka di Tanjungpinang
Tanjungpinang (ANTARANews Kepri) - Kamar Dagang Industri (Kadin) Melayu Singapura tertarik membangun industri halal di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone) Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang.

Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Pulau Bintan Untuk Wilayah Tanjungpinang, Den Yealta, di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan, Januari 2019 sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Kadin Melayu Singapura akan meninjau lokasi yang disiapkan untuk membangun industri halal.

"Forum Bisnis yang diselenggarakan di Singapura baru-baru ini mendapat sinyal positif dari Kadin Melayu Singapura. Kami akan menyambut kehadiran mereka di Tanjungpinang," ucapnya.

Den Yealta berharap kunjungan sejumlah pengusaha asal Singapura itu membuahkan hasil yang positif sehingga dapat menjadi pemicu pengembangan industri di Pulau Dompak.

Badan Pengusahaan Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas Tanjungpinang serta pemerintah daerah siap mempermudah para investor untuk berinvestasi. Terkait perizinan investasi, pihaknya dan Pemprov Kepri memiliki komitmen untuk mempermudah investor membangun usaha baru.

Komitmen yang disampaikan dalam Forum Bisnis di Singapura tersebut, dan kesiapan Badan Pengusahaan Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas Tanjungpinang memfasilitasi investasi di Dompak, menarik perhatian pengusaha Singapura.

"Kami berharap ada investasi yang masuk ke Pulau Dompak dari pertemuan ini," ucapnya.

Ia mengatakan pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 100 hektare di Pulau Dompak untuk dibangun industri halal. Lahan tersebut merupakan hibah dari PT Terera untuk mendukung pengembangan kawasan industri di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Pulau Dompak.

"Saat pertemuan dalam Forum Bisnis yang kami gelar di Singapura, kami tidak lagi berbicara soal yang mendasar, melainkan ke teknis sehingga pengusaha tertarik," katanya.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar