Pemkot Batam dorong pengembangan tanaman cabai

id harga cabai, harga cabai batam, budi daya cabai, budi daya cabai batam, mardanis

Pemkot Batam dorong pengembangan tanaman cabai

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis (naim)

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam,Kepulauan Riau, mendorong pengembangan budi daya cabai untuk menekan harga bahan pangan itu yang kerap melonjak pada saat-saat tertentu.

"Hasil rekomendasi TPID, ajukan pengembangan cabai seluas 30 hektare, untuk cabai hijau 10 hektare," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis usai rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Batam, Selasa.

Selanjutnya, kata dia, pemerintah harus mengalokasikan anggaran untuk pengembangan budi daya cabai, agar bisa melakukan panen raya yang hasilnya dinikmati masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau mengakui harga cabai kerap melambung karena diatur oleh pemasok. "Tidak ada harga eceran tertinggi untuk cabai, semua diatur oleh pemasok, berbeda dengan minyak dan gula," kata dia.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, Pebrialin mengatakan sebenarnya terdapat 10 lokasi di kota setempat yang berpotensi dikembangkan sebagai daerah pertanian sayur-sayuran, berdasarkan peta Badan Informasi Geospasial.

Namun, kata dia melanjutkan, sebagian dari 10 lokasi itu sudah ditempati masyarakat sebagai pemukiman. Karenanya, pemerintah mempertimbangkan mengembangkan lahan pertanian di pulau penyangga, antara lain Pulau Subang Mas.

"Subang Mas, tapi masih proses, masih membutuhkan kajian lebih dalam," kata dia.

Ia berharap kementerian terkait membantu Batam dalam mengembangkan lahan pertanian di daerah setempat demi kepastian ketersediaan bahan pangan masyarakat.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar