Ada enam tambang pasir terdata di DLH Lingga

id Ada enam tambang pasir terdata di DLH Lingga

Ada enam tambang pasir terdata di DLH Lingga

Lokasi bekas penambangan di salah satu kecamatan di Kabupaten Lingga (Nurjali)

IUP (Izin Usaha Pertambangan) kami lengkap, dan diterbitkan oleh PTSP Provinsi Kepri, izin lingkungan dari DLH juga sudah
Lingga (ANTARA) - Selain menerbitkan izin penambangan pasir darat, di Karimun dan Batam, terdapat juga enam perusahaan penambangan pasir darat di Kabupaten Lingga yang telah terdata di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga, berdasarkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

"Yang terdaftar di kami, dan mendapat rekomendasi izin lingkungan hanya enam perusahaan," kata Seksi perencanaan dan kajian dampak lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga, Joko Wiyono, kepada Antara, Jumat.

Sementara itu mengenai nama-nama perusahaan yang telah dikeluarkan rekomendasi izin lingkungannya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lingga, masih enggan memberikan keterangan, dengan alasan harus menunggu kepala dinasnya, yang sedang tidak berada di kantor.

"Untuk nama-nama perusahaan, saya harus izin pimpinan dulu pak," ujarnya.

Dari data lapangan yang dihimpun Antara, melalui beberapa perusahaan ditemui mengaku, bahwa mereka yang beroperasi rata-rata sudah memiliki izin dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dan mendapat rekomendasi izin lingkungan dari kabupaten/kota tempat mereka melakukan penambangan.

"IUP (Izin usaha pertambangan) kami lengkap, dan diterbitkan oleh PTSP Provinsi Kepri, izin lingkungan dari DLH juga sudah," kata Abu salah satu pengurus di perusahaan PT. Growa Indonesia, kepada Antara beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu berdasarkan data dari LSM Resamkala Kabupaten Lingga, Selamat Riyadi mengungkapkan saat ini tambang perusahaan pasir tersebut tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga, diantaranya Kecamatan Lingga Utara, Singkepbarat, Singkep Selatan, dan Selayar.

"Yang kami ketahui, baru di beberapa kecamatan itu, kalau ditempat lain, kita belum dapat data pastinya juga," sebutnya. (Antara) 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar