Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Sebanyak 858 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, dilatih untuk mengamankan pilkada 31 Oktober 2012.

"Anggota Satuan Perllindungan Masyarakat (Satlinmas) dari empat kecamatan dan 18 kelurahan dilatih selama lima hari. Pelatihan dilaksanakan dalam ruangan selama dua hari dan di Lapangan Pamedan selama tiga hari," kata Kepala Badan Kesbangpol Linpenmas Kota Tanjungpinang Surjadi, Selasa.

Ia mengatakan, pelatihan itu sebagai bekal untuk diterapkan pada Pilkada Tanjungpinang 2012.

Peran ratusan anggota Satlinmas Tanjungpinang itu cukup penting untuk membantu pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS), panitia pemungutan suara (PPS) dan petugas pemilihan kecamatan (PPK).

Dalam pelaksanaannya nanti, kata dia, dua orang Satlinmas ditugasi dia setiap TPS, dan lima orang di setiap PPS serta 10 orang Satlinmas membantu aparat kepolisian mengamankan PPK.

"Jumlah TPS  yang akan diamankan pada pilkada mendatang sebanyak 364 TPS yang tersebar seluruh Kota Tanjungpinang. Sehingga jumlah kekuatan anggota Satlinmas yang bertugas di TPS berjumlah 728 personel, di kantor kecamatan dan kelurahan berjumlah 130 personel," ungkapnya.

Pelaksanaan Pilkada Tanjungpinang akan berjalan dengan sukses dari segala sisi apabila semua bekerja sama secara maksimal dan optimal, termasuk peran serta dan partisipasi aktif dari Satlinmas, katanya.

Untuk mewujudkan suksesnya penyelenggaraan pilkada yang aman dan tertib bukanlah sebuah pekerjaan ringan. Apabila bercermin melihat pelaksanaan pilkada di daerah lain yang diwarnai oleh konflik dan kekerasan yang mengganggu ketertiban umum dan meresahkan kenyamanan masyarakat.

"Sudah seharusnya kita semua waspada dan siaga dengan menciptakan kerja sama yang sinergis antara Polri dan pemerintah daerah, khususnya Polisi Pamong Praja serta komponen masyarakat khususnya Satlinmas, sehingga kita dapat melakukan pencegahan lebih awal yang tepat dan cepat terhadap berbagai bentuk dan sifat potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang membahayakan eksistensi keamanan, ketenteraman dan ketertiban pada pelaksanaan pilkada akhir Oktober mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Suryatati, yang membuka pelatihan anggota Satlinmas tersebut, mengimbau kepada setiap anggota Satlinmas untuk turut serta menyosialisaikan pilkada agar tingkat partisipasi masyarakat dalam mengikuti pilkada akan tinggi.

"Bagaimana pun peran serta masyarakat akan turut menentukan pembangunan Tanjungpinang lima tahun ke depan," katanya. (NP/A013)

Editor: Rusdianto