Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Kepolisian Resor Tanjungpinang, Kepulauan Riau mulai lakukan cipta kondisi untuk menjaga ketertiban dan keamanan jelang Pemilu 2014.

"Tujuannya untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif serta memberikan rasa aman bagi warga Tanjungpinang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama di lingkungan masing-masing," kata Kasubag Humas Polres Tanjungpinang AKP Wisnu Edhi Sadono di Tanjungpinang, Senin.

Wisnu mengatakan, operasi cipta kondisi tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan dilingkungan masyarakat jelang Pemilu 2014 dan Pemilu Presiden 2015 terutama di sejumlah titik yang dianggap memiliki tingkat kerawanan.

"Sejumlah pasukan juga ditempatkan di titik-tik yang dianggap rawan itu, baik rawan pelanggaran atau rawan gangguan ketertiban keamanan (kamtibmas) untuk mengantisipasi terjadinya potensi gangguan," jelas Wisnu.

Menurut Wisnu terdapat 45 titik yang dianggap rawan di Tanjungpinang dan akan ditempatkan sebanyak 111 pasukan untuk mengantispasi potensi gangguan keamanan tersebut.

"Kami juga akan mengkoordinasikannya dengan sejumlah elemen masyarakat dan instansi terkait," ujarnya.

Secara umum, menurut dia ada empat hal yang menjadi perhatian dalam operasi cipta kondisi tersebut, yaitu mengantisipasi terjadinya konflik komunal, antisipasi dan menyikapi berbagai permasalahan yang menyangkut sengketa lahan, antisipasi dan menyikapi masalah perburuhan serta persiapan pengamanan Pemilu 2014 dan Pemilu Presiden 2015.

"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan masing-masing, agar apa yang diharapkan bersama bisa terwujud," harapnya. (ANTARA)

Editor: Rusdianto