DPRD Kepri dukung pembangunan gedung MUI Kepri

id Pembangunan gedung MUI

DPRD Kepri dukung pembangunan gedung MUI Kepri

Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.)

Tanjungpinang (ANTARA) - Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Wahyu Wahyudin mendukung pembangunan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) di daerah itu setelah sekian lama meminjam gedung asrama haji milik Pemprov Kepri di Kota Tanjungpinang.



Politisi PKS ini menilai pembangunan gedung MUI Kepri sangat penting dilakukan karena lembaga independen yang menaungi ulama, zuama, dan cendekiawan islam itu punya tugas berat untuk membimbing, membina, dan mengayomi umat islam di Indonesia.



Apalagi khusus Kepri, kata dia, mayoritas penduduknya beretnis Melayu yang identik dengan agama islam. Keberadaan gedung MUI dapat menjadi wadah untuk menampung aspirasi umat islam di daerah tersebut.



Ini juga sejalan dengan tugas pokok MUI dalam membantu menyosialisasikan program kerja pemerintah daerah kepada masyarakat.



"Tugas MUI lainnya ialah bagaiamana memelihara kerukunan dan kedamaian di Kepri," ujar Wahyudin di Tanjungpinang, Selasa (22/6)



Wahyudin sangat menyayangkan jika MUI Kepri tak kunjung punya gedung sendiri. Sementara di beberapa daerah minoritas muslim di Indonesia, lembaga itu memiliki gedung besar dan megah.



"Misalnya di Papua dan Sumatera Utara. Termasuk Riau yang identik dengan islam, ada gedung MUI tersendiri," ujar Wahyudin.



Legislator Komisi IV itu menyampaikan dari hasil dialog dengan pengurus MUI Kepri, ternyata rencana pembangunan gedung itu sudah sejak lama diajukan ke Pemprov Kepri namun kurang mendapat respon.



Oleh karenanya, dia kembali mendorong Pemprov Kepri melalui dinas terkait segera mengusulkan anggaran pembangunan tersebut ke DPRD agar bisa dianggarkan melalui APBD tahun 2022.



"Saya yakin kawan-kawan di DPRD mendukung itu. Soalnya, sebagian besar baru tahu kalau selama ini MUI Kepri tak punya gedung sendiri," kata Wahyudin menegaskan.



 

Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar