WHO: 1.284 kasus suspek cacar monyet di RD Kongo

id RD Kongo,cacar monyet,WHO

WHO: 1.284 kasus suspek cacar monyet di RD Kongo

Arsip - Foto yang diambil selama penyelidikan wabah cacar monyet, yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (DRC), 1996 hingga 1997, menunjukkan tangan seorang pasien dengan ruam akibat cacar monyet, dalam gambar tidak bertanggal yang diperoleh Reuters pada 18 Mei 2022. CDC/Brian W.J. Mahy/HO via REUTERS/as

Kinshasa (ANTARA) - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (20/5) menerima laporan bahwa sedikitnya 1.284 kasus suspek cacar monyet, dan 58 kematian di Republik Demokratik Kongo (RDK) hingga 8 Mei.

Provinsi Sankuru, Tshopo, Equateur, dan Tshuapa mencatat 913 kasus, menyumbang sekitar 75 persen dari keseluruhan kasus suspek di negara tersebut, cuit kantor WHO di RDK via Twitter.

Cacar monyet merupakan penyakit ringan yang biasanya sembuh dengan sendirinya. Penyakit itu ditularkan melalui kontak yang sangat erat dengan si penderita dan kebanyakan dari mereka sembuh dalam hitungan minggu.

Gejala cacar monyet meliputi demam, nyeri otot, sakit kepala, pembengkakan kelenjar getah bening, kelelahan, dan ruam kulit seperti lecet.

Menurut sejumlah lansiran media, kasus cacar monyet hingga kini sudah dilaporkan di Inggris, Portugal, Spanyol, Swedia, dan Amerika Serikat.

Sumber: Xinhua
Pewarta :
Editor: Nikolas Panama
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE