Kabupaten Batubara Pelajari Kepelabuhanan BP Batam

id Kabupaten,Batubara,Kepelabuhanan,BP,Batam

Apa yang kami peroleh dari sini akan kami jadikan referensi dalam mengembangkan wilayah pelabuhan penghubung internasional (hub port) peti kemas di Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara
Batam (Antara Kepri) - Anggota DPRD dan perwakilan pemerintahan Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, berkunjung ke Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk mempelajari tata kelola kepelabuhanan sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian wilayah.

"Selama ini BP Batam sudah mampu mengelola pelabuhan dengan baik sehingga mampu meningkatkan perekonomian. Kami juga ingin mendapatkan manfaat yang sama dari sektor kepelabuhanan," kata ketua rombongan Nafiar yang juga Ketua Komisi A DPRD Batubara di Batam, Senin.

Rombongan tamu juga mencari informasi lain mengenai pengelolaan Batam sehingga memiliki pertumbuhan yang signifikan untuk diterapkan di Kabupaten Batubara.

"Apa yang kami peroleh dari sini akan kami jadikan referensi dalam mengembangkan wilayah pelabuhan penghubung internasional (hub port) peti kemas di Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara," kata dia.

Sejumlah pertanyaan. Yang disampaikan pada pertemuan tersebut antara lain regulasi penerapan tugas dan fungsi BP Batam terhadap pengguna jasa kepelabuhanan dan sinkronisasi antara BP Batam, Otoritas Kepelabuhanan Laut Batam dan Pemerintah Kota Batam.

Rombongan DPRD Kabupaten Batubara yang juga didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batubara diterima oleh Kepala Kantor Pelabuhan Laut Batam Hari Setyobudi serta Kasibdit Humas BP Batam Sulasmono di Gedung Pemasaran BP Batam.

Kepala Kantor Pelabuhan Laut Batam Hari Setyobudi mengatakan bahwa keberhasilan BP Batam mengembangkan pelabuhan tidak terlepas dari pembangunan sejak era 1970.

Awalnya, kata dia, pembangunan Kota Batam di bawah pengelolaan Otorita Batam (sekarang BP Batam) yang merupakan perpanjangan pemerintah pusat melalui Keppres Nomor 74 Tahun 1971 tentang Pembangunan Pulau Batam yang memiliki kewenangan dalam mengembangkan Pulau Batam khususnya yang terfokus terhadap pembangunan infrastruktur sebagai kawasan investasi dan industri.

Ia mengatakan, keberadaan Pemkot Batam juga diperlukan untuk mengelola berbagai tugas dan fungsinya sebagai pemerintah daerah.

"Selama ini kami bersama-sama membangun Kota Batam sebagai kawasan investasi dan industri bertaraf internasional demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar