Pemilih potensial pemilu di Karimun 183.998 orang

id Ketua KPU Karimun,Ahmad Sulton,pemilih potensial pemilu,DP4

Ketua KPU Karimun Ahmad Sulton (Antaranews Kepri/Rusdianto)

Sebanyak 800 Pantarlih akan kita turunkan untuk coklit data pemilih. Jumlah Pantarlih sebanyak itu sesuai dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang kita perkirakan sebanyak 800 TPS
Karimun (Antaranews Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menyatakan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) di daerah setempat sebanyak 183.998 orang.

"Itu data yang kita terima dari Kemendagri yang diserahkan ke KPU pusat dan diteruskan ke kita," kata Ketua KPU Karimun Ahmad Sulton di Tanjung Balai Karimun, Kamis.

Ahmad Sulton mengatakan angka lebih tinggi dibandingkan DP4 pada Pemilu 2014 yang tercatat sebanyak 179.558 jiwa. Meski lebih tinggi, dia mengatakan penambahan jumlah pemilih potensial tidak mempengaruhi jumlah kursi.

"Kursi untuk DPRD Karimun tetap 30. Nanti, DP4 yang kita terima itu akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2019," katanya.

Dia mengatakan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) akan melakukan pencocokan dan penelitian atau coklit DP4 secara serentak di seluruh kecamatan pada 17 April sampai 16 Mei 2018.

"Sebanyak 800 Pantarlih akan kita turunkan untuk coklit data pemilih. Jumlah Pantarlih sebanyak itu sesuai dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang kita perkirakan sebanyak 800 TPS," tuturnya.

Menurut dia, Pantarlih akan mendatangi rumah-rumah penduduk berkoordinasi RT/RW setempat untuk coklit data pemilih. Pantarlih akan mengecek warga apakah sudah tercatat dalam DPS atau untuk mengecek pemilih yang pindah atau meninggal dunia.

"Nanti ada form AA sebagai bukti telah melakukan coklit. Dan form AA2 berupa stiker yang ditempelkan di rumah yang sudah dicoklit," kata dia.

Data coklit yang dihimpun Pantarlih, kata dia, akan dihimpun di setiap PPS (Panitia Pemungutan Suara) dan diumumkan kepada masyarakat setempat.

Ahmad Sulton mengimbau kepada warga masyarakat untuk proaktif membantu tugas-tugas pantarlih dengan memberikan informasi yang benar.

"Bagi yang belum tercatat dalam DP4 agar melapor sehingga tidak kehilangan hak pilihnya," ujarnya.

Dia mengatakan, salah satu indikator pemilu yang sukses dan berkualitas adalah tingginya partisipasi pemilih dalam menggunakan hak pilih pada hari pemungutan suara.

"Kami terus menyosialisasikan kepada berbagai kalangan agar berperan aktif menyukseskan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019," ujarnya.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar