Kapolres Karimun ajak santri cegah berita bohong

id kapolres karimun,berantas hoax

Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya (Antaranews Kepri/Rusdianto) (Antaranews Kepri/Rusdianto)

Para santri harus cerdas memilah mana hoaks dan mana yang tidak, termasuk juga ujaran kebencian. Jangan langsung menyebarluaskan sebuah informasi sebelum ditelaah dan dicek kebenarannya,
Karimun (Antaranews Kepri) - Kepala Kepolisian Resor Karimun, Kepulauan Riau, AKBP Hengky Pramudya mengajak para santri Pondok Pesantren Ar Raudhah mencegah penyebarluasan berita bohong dan ujaran kebencian di media sosial.

"Para santri harus cerdas memilah mana hoaks dan mana yang tidak, termasuk juga ujaran kebencian. Jangan langsung menyebarluaskan sebuah informasi sebelum ditelaah dan dicek kebenarannya," kata dia di masjid Pondok Pesantren Ar Raudhah di Kecamatan Tebing, Selasa.

Dalam kegiatan "Police Goes to Pesantren" yang digelar Satlantas Polres Karimun, Kapolres juga mengajak kalangan santri memanfaatkan media sosial sebagai ajang untuk dakwah, cinta kasih dan pesan damai.

Hengky Pramudya mengatakan, Polres Karimun memberikan perhatian serius dalam pencegahan penyebarluasan hoaks dan ujaran kebencian di media sosial, apalagi tahun ini sudah memasuki tahun politik.

Dia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya cipta kondisi mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Mari sama-sama kita jaga keamanan dan ketertiban. Waspadai juga terorisme dan radikalisme," katanya.

Pada kesempatan itu, Kapolres juga menyosialisasikan kegiatan pembinaan masyarakat agar tertib berlalu lintas.

"Sebelumnya, kita telah menggelar Operasi Patuh Seligi, yang tujuannya untuk menindak para pelanggar aturan berlalu lintas, seperti pengendara di bawah umur, dan sasaran prioritas lainnya," kata Hengky.

Kegiatan "Police Goes to Pesantren" tersebut merupakan kegiatan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Karimun.

Menurut Kasat Lantas Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kenedy, kegiatan "Police Goes to Pesantren" sengaja digelar untuk mengisi Bulan Ramadhan 1439 Hijriyah, dengan kegiatan pembinaan kepada masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pencegahan agar semua komponen masyarakat sama-sama mewujudkan kamseltibcarlantas," kata dia.

Dengan kegiatan tersebut, dia berharap agar para santri memiliki pengetahuan tentang aturan berlalulintas.

Sebelumnya, kata dia, Satlantas yang dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun juga menggelar kegiatan bagi-bagi takjil kepada para pengendara, sekaligus menyampaikan pesan-pesan agar para pengendara senantiasan patuh terhadap peraturan berlalulintas.

Kegiatan "Police Goes to Pesantren" tersebut juga diwarnai dengan pemberian tali asih berupa Al Quran, berbuka puasa bersama dan shalat berjamaah. (Antara)

 
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar