ATB pastikan standar pelayanan jadi prioritas utama

id Benny: Standar pelayanan tetap jadi prioritas utama

Presiden Direktur PT Adhta Tirta Batam (ATB) Benny Andrianto (Pradanna P Tampi)

Ada sekitar 281.584 sambungan pada tahun 2018, dan diprediksi terus tumbuh seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Batam
Batam (ANTARA) - Presiden Direktur PT Adhya Tirta Batam (ATB) Benny Andrianto Antonius memastikan standar pelayanan pihaknya kepada masyarakat secara profesional tetap menjadi prioritas utama, meski konsesi pengelolaan air dengan BP Batam akan berakhir pada tahun 2020 mendatang.

"Masyarakat akan tetap jadi prioritas utama kami, dan saya pastikan tidak akan menurunkan standar pelayanan itu kepada pelanggan," kata Benny kepada Antara di Batam, Sabtu.

Benny mengatakan ATB sudah menjadi bagian dari Kota Batam. Sudah seharusnya bukan keuntungan bisnis semata yang dicari, melainkan bisa berkontribusi membantu pemerintah mengelola air bersih di Batam secara baik dan benar.

Ia pun menyatakan akan tetap bekerja profesional seperti biasa. Masyarakat kata dia tak perlu takut atau resah menjelang berakhirnya kerjasama pengelolaan air di Batam yang selama 24 tahun dikelola oleh ATB.

"Kami serahkan sepenuhnya keputusan kepada pemerintah. Sebab, proses ini kan sudah seharusnya dijalani oleh ATB sebagai perusahaan swasta," kata dia.
Seorang pengunjung melihat secara langsung pengelolaan air bersih di DAM Duriangkang (Pradanna P Tampi)
Menurut dia, sejak tahun 1995 ATB terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Batam. Jumlah pelanggan yang terus meningkat dari tahun ke tahun menjadi acuan ATB melayani kini dan nanti.

"Ada sekitar 281.584 sambungan pada tahun 2018, dan diprediksi terus tumbuh seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Batam," katanya.

Benny menyatakan pada tahun 2019 pihaknya tidak lagi melakukan investasi menjelang akhir konsesi. Meski begitu, ATB lanjut Benny ingin mengakhiri konsesi itu dengan baik dan sebagaimana mestinya.

"Terlepas nanti kami akan mengikuti tender kembali, itu hal yang berbeda. Intinya ATB ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat Batam," katanya tersenyum.

Aisyah warga Kavling Sagulung Baru, Kecamatan Sagulung sangat puas dengan pelayanan ATB. Sebab kata dia, disaat sumurnya mengering atau pula airnya keruh, Aisyah masih dapat menikmati air bersih yang dikelola oleh ATB.

"Sejauh ini kami cukup puas dengan ATB. Cuma matinya jangan diwaktu penting kami menggunakan air ya," katanya sembari tertawa ringan.

Kepala Kantor Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan mengatakan pihaknya akan membuka lelang secara terbuka dan transparan setelah konsesi dengan ATB berakhir tahun depan.

"Kami ingin mendapatkan yang terbaik dari dari perusahaan pengelola air terbaik di Indonesia. Jika ada maka akan lebih baik lagi untuk di masa mendatang," kata Binsar.

Binsar menambahkan, pemenang tender nantinya merupakan perusahaan yang tidak hanya memiliki pengalaman, melainkan juga punya modal yang besar agar pengelolaan air di masa mendatang dapat mensejahterakan rakyat. 

Lihat Video . . .
Pewarta :
Editor: Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar