Pebulu tangkis pelatnas PBSI diimbau jangan ke mal di tengah wabah corona

id bulu tangkis,pelatnas cipayung,virus corona,olahraga terdampak corona,pbsi

Pebulu tangkis pelatnas PBSI diimbau jangan ke mal di tengah wabah corona

Sejumlah atlet bulutangkis melakukan latihan jelang Kejuaraan Piala Sudirman 2019 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (7/5/2019). Tim Bulutangkis Indonesia berada di Grup 1B bersama Denmark dan Inggris dalam kejuaraan Piala Sudirman 2019 yang akan berlangsung di Nanning, Cina pada 19-26 Mei. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

Jakarta (ANTARA) - Atlet pelatnas PBSI di Cipayung diimbau untuk sementara menghindari pusat keramaian seperti mal sebagai upaya pencegahan tertularnya virus corona atau yang resmi disebut COVID-19 yang kini sudah masuk ke Indonesia.

"Ya itu (virus corona) kita tidak bisa cegah ya. Yang penting diri sendiri saja menjaga kesehatan dan menjaga ketahanan tubuh," ujar pelatih ganda campuran Richard Mainacky di Jakarta, Selasa.

"Kami sekarang memberi tahu kepada atlet untuk menjaga kondisi, makan yang bagus, dan jangan ke mal dulu. Untuk antisipasi saja," katanya menambahkan.

Baca juga: Sebelas pebulu tangkis Indonesia dipastikan lolos Olimpiade Tokyo

Selain itu, PBSI juga mulai melakukan pengawasan ketat di lingkungan Pelatnas Cipayung untuk mencegah penyebaran virus corona semakin meluas.

Upaya yang dilakukan antara lain rutin melakukan cek suhu tubuh atlet, pelatih dan staf serta menganjurkan semua orang yang berada di sana untuk menjaga kebersihan dan rajin mencuci tangan.

Indonesia melalui Presiden Joko Widodo sebelumnya telah mengumumkan kasus pertama virus COVID-19 pada Senin (3/3). Ada dua pasien yang sudah positif terinfeksi virus corona yang kini masih dirawat intensif di RSPI Sulianti Saroso.

Baca juga: WHO: Virus corona punya kemiripan dengan Influenza

Virus corona yang mulai mewabah ke berbagai negara di Asia dan Eropa itu tak lantas membuat tim bulu tangkis membatalkan keikutsertaannya pada beberapa turnamen kualifikasi Olimpiade 2020 yang masih akan berlangsung hingga akhir April nanti.

Terdekat, mereka akan bertolak ke Inggris pada Sabtu (7/3) malam untuk mengikuti turnamen Super 1000 All England 2020 yang berlangsung 11-15 Maret.

Selanjutnya masih ada empat kejuaraan tersisa, yaitu Swiss Open 17-22 Maret, India Open 24-29 Maret, dan Malaysia Open 31 Maret-5 April, dan Singapore Open 7-12 April.

Baca juga: Indonesia batal ikut kejuaraan angkat besi di Rumania karena corona

Baca juga: Jepang diperbolehkan tunda Olimpiade hingga akhir tahun

 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar