Pejabat Kepri langgar netralitas ASN

id Bawaslu pejabat bersalah

Pejabat Kepri langgar netralitas ASN

Ketua Bawaslu Bintan, Febriadinata. (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Bawaslu Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menilai seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kepri berinisial Y melanggar ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Bawaslu terkait netralitas ASN dalam pilkada.

"Hasil investigasi dan pemeriksaan terhadap sembilan sanksi, meyakini bahwa Y melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 serta Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik ASN," kata Ketua Bawaslu Bintan, Febriadinata, Kamis (17/9).

Bawaslu Bintan, kata Febri, akan melayangkan surat rekomendasi ke gubernur, bupati, KASN, Mendagri, BKPSDM serta Bawaslu RI untuk menjatuhkan sanksi terhadap Y.

“Rencananya, hari ini surat rekomendasi akan kita kirimkan,” ujarnya.

Saat masih menjabat kepala BP2RD Bintan, Y diketahui sempat menghadiri kegiatan doa bersama yang digelar bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Bintan, Apri-Robby di Kecamatan Bintan Timur, Kamis (3/9).

Foto dan video Y dalam kegiatan tersebut beredar luas di media sosial, sehingga memicu Bawaslu melakukan investigasi selanjutnya ditetapkan menjadi sebuah temuan.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar