Bantuan kebutuhan pokok dibagikan kepada pengungsi gempa

id gempa sulbar mamuju majene

Bantuan kebutuhan pokok dibagikan kepada pengungsi gempa

Relawan mendistribusikan bantuan makanan kepada pengungsi korban gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat, Ahad (17/1/2021). Memasuki hari ketiga pascagempa bumi, bantuan logistik sudah mulai tersalurkan di sejumlah lokasi pengungsian. ANTARA FOTO/Akbar Tado/wsj.

Makassar (ANTARA) - Tim relawan dari berbagai organisasi maupun petugas TNI mulai membagikan paket bantuan kebutuhan pokoknya kepada para pengungsi di semua titik pengungsian di wilayah Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, usai diguncang gempa bumi 6,2 magnitudo.

Akbar Tado, kontributor Pewarta Foto ANTARA yang sedang berada di lokasi gempa, Ahad, melaporkan kondisi terkini di Mamuju, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), khususnya saat pembagian paket kebutuhan pokok.

"Semua bantuan yang diterima oleh pemerintah kemudian ditampung dan langsung didistribusikan ke titik-titik pengungsian," ujarnya.

Bantuan yang terus berdatangan dari berbagai kalangan di luar Sulawesi Barat baik melalui jalur darat, laut dan udara yang didistribusikan oleh TNI maupun relawan kemanusiaan lainnya dikumpulkan oleh pemerintah daerah setempat.

Berdasarkan pantauan, pembagian paket kebutuhan pokok pada hari ketiga gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 itu, para pengungsi sudah mulai teratur dan tertib tidak seperti sehari sebelumnya yang berdesak-desakan.

"Hari ini, hari ketiga pembagian bantuan, warga atau pengungsi lebih tertib. Dibandingkan hari kedua, banyak warga pengungsi berebutan karena takut kehabisan," katanya.

Seperti pantauannya di Stadion Manakarra, di belakang Kantor Gubernur dan titik pengungsian lainnya, para warga sudah mulai tertib dan tidak berebutan.

Sebelumnya, pada gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang Kota Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulbar, banyak bangunan maupun gedung-gedung roboh karena kuatnya guncangan tersebut.

Data versi BNPB, korban jiwa akibat gempa di Sulawesi Barat hingga Sabtu (16/1), terdata sebanyak 56 orang.

Rinciannya, sebanyak 47 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan sembilan orang di Kabupaten Majene. Hingga Ahad siang belum ada penemuan korban jiwa.

Selain itu, terdapat 637 korban luka di Kabupaten Mejene dengan perincian 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang, dan 425 orang luka ringan. Di Kabupaten Memuju, 189 orang mengalami luka berat dan menjalani rawat inap.*


 
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar