Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Anggota Satreskrim Polres Tanjungpinang berhasil mengungkap modus pemasangan nomor sie jie, salah satu perjudian tebak nomor dari Singapura, melalui ponsel.

"Pemasangnya tidak perlu bertemu dengan penjual kupon sie jie, melainkan cukup dengan menulis 2-4 nomor dan dikirim melalui sistem layanan pesan singkat ponsel," kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Maryon, Minggu.

Modus pemasangan nomor sie jie melalui sistem layanan pesan singkat ponsel terungkat setelah anggota Satreskrim Polres Tanjungpinang membekuk TH (58), seorang wanita yang menjual kupon sie jie.

TH ditangkap di Jalan Merdeka Tanjungpinang, tepatnya di lantai dua Kedai Kopi Sri Menanti pada Sabtu (24/11). Namun TH bukan bandar sie jie, melainkan hanya penjual kupon sie jie yang mendapat bonus dari penjualan kupon dan hadiah yang diperoleh pemasang sie jie.

"Nomor pemasang sie jie diserahkan kepada AH dan HK. Saat ini polisi masih mengejar AH dan HK yang diduga sudah kabur ke Batam," ungkapnya.

Maryon mengemukakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi dari masyarakat adanya aktivitas perjudian melalui penjulan sie jie oleh seseorang di salah satu kedai kopi di kawasan pasar Tanjungpinang.

"Hasil penyelidikan kami di lapangan, ternyata benar ada seorang wanita, ibu rumah tangga sebagai penjual nomor sie jie tersebut," ungkapnya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga unit ponsel yang salah satunya dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan pemasang nomor sie jie. Sementara dari tangan tersangka polisi hanya berhasil mengamankan uang tunai Rp60.000 sebagai hasil penjualan atau pemasangan sie jie dari seseorang, termasuk rekaman buku milik pelaku dari pemenang sie jie selama ini.

"Perbuatan pelaku dapat dijerat dan diancam sesuai Pasal 303 jo 303 Bis KUHP dan UU Nomor 7/1974 tentang Penertiban Perjudian," katanya. (ANTARA)

Editor: Rusdianto