Komnas HAM apresiasi pemerintah batasi iklan rokok pada pertandingan olahraga

id Ahmad Taufan Damanik,Komnas HAM ,iklan rokok,rokok,FCTC

Komnas HAM apresiasi pemerintah batasi iklan rokok pada pertandingan olahraga

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Dulu kalau nonton balapan F1 itu, ya itu (iklan) pabrik rokok itu, sepak bola juga begitu, sekarang enggak lagi
Jakarta (ANTARA) - Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan pihaknya mengapresiasi aturan mengenai pembatasan iklan rokok yang diterapkan pemerintah, salah satunya terkait sponsor pertandingan olahraga.

"Dulu kalau nonton balapan F1 itu, ya itu (iklan) pabrik rokok itu, sepak bola juga begitu, sekarang enggak lagi," kata Taufan Damanik dalam konferensi pers bertajuk "Lindungi Anak dan Remaja dari Keterjangkauan Harga Rokok Demi Sumber Daya Unggul Mencapai Indonesia Maju", yang diikuti di Jakarta, Kamis (4/8).

Dia juga mengapresiasi adanya aturan untuk tidak memasang iklan rokok di dekat gedung sekolah atau tempat yang banyak terdapat anak-anak.

"Itu udah mulai ada pembatasan yang lebih kuat di ruang-ruang publik," katanya.

Di berbagai sarana transportasi juga menurutnya sudah menerapkan aturan yang melarang penumpang untuk merokok.

Namun demikian, pihaknya masih belum melihat aturan yang ketat di institusi pendidikan.

"Kita masih melihat di sekolah-sekolah, guru mengajar sambil merokok, kantin-kantin, di kampus juga masih seperti itu padahal kampus isinya adalah orang-orang yang berpendidikan tinggi," katanya.


 
 
 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komnas HAM apresiasi pembatasan sponsor rokok pada event olahraga
Pewarta :
Editor: Nikolas Panama
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE