Geopark Kaldera Toba dapat nilai positif dari UNESCO

id Geopark Kaldera Toba,UNESCO,Disbudparekraf Sumut

Geopark Kaldera Toba dapat nilai positif dari UNESCO

Tim asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba Prof Jose Brilha (kiri) dan Jeon Yongmun (kanan) mengabadikan keindahan Danau Toba di hari pertama revalidasi Geopark Kaldera Toba, Sumatera Utara, Selasa (22/7/2025). ANTARA/HO-Diskominfo Sumut


Dewan Pakar Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Bidang Pariwisata Taufan Rahmadi menyatakan bahwa adanya perbaikan regulasi dan situasi oleh pemerintah pada destinasi Gunung Rinjani dan Geopark Kaldera Toba membuktikan bahwa Indonesia memprioritaskan kebutuhan dan masukan wisatawan.

“Ini langkah yang tepat, justru ini membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia sangat memperhatikan keamanan dan keselamatan wisatawan,” kata Taufan saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Menanggapi ditutupnya jalur pendakian yang jadi lokasi banyak wisatawan terluka di Gunung Rinjani, Taufan menikai bahwa pembentukan rescue center dan pelatihan yang dibutuhkan oleh pemandu wisata merupakan langkah awal yang cukup membantu.

Pihak-pihak yang tergabung dalam tim resque center diharapkan dapat memahami kondisi ekosistem pariwisata di Gunung Rinjani. Tim dan pemandu yang dilatih harus selalu waspada terhadap segala faktor yang membahayakan keselamatan wisatawan di saat berwisata atau mendaki.

Sementara menanggapi kunjungan asesor dari UNESCO ke Geopark Kaldera Toba pada tanggal 21-22 Juli 205, ia berharap pemerintah dapat memastikan segala sesuatu yang terkait penilaian yang dirasa kurang, dilakukan perbaikan dan penyempurnaan sesuai standar yang ditetapkan UNESCO.

“Penting sekali untuk menjaga reputasi Indonesia di mata dunia internasional,” ujar peneliti aktif di BA Center itu.

Menurut Taufan, status UNESCO Global Geopark (UGGp) sangat penting bagi Indonesia karena amat membantu dalam mempromosikan keindahan destinasi wisata.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Geopark Kaldera Toba peroleh banyak nilai positif dari UNESCO

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE