Kapal Pelra Hibah Kemenhub tiba di Tambelan

id tambelan, kapal pelra

Dokumentasi kebutuhan solar di Pelra Paotere selama sebulan minimal 300 ton sedangkan pasokan dari Pertamina hanya 170 ton. (FOTO ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang)

Kapal yang berada di bawah naungan Pemerintah Kecamatan Tambelan tersebut juga akan digunakan untuk melakukan perjalanan dinas, penumpang, dan distribusi bahan pangan
Bintan (Antara Kepri) - Kapal Pelayaran Rakyat (Pelra)  yang dihibahkan Kementerian Perhubungan tahun anggaran 2017 tiba di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Senin (14/5). 

Di bawah nahkoda sementara Deswan Wirnanda, kapal dengan nama KM Banawa Nusantara 4, GT. 35 NO.2256/Fp awalnya berada di Pekalongan, lalu bergerak menuju Provinsi Bangka Belitung, sebelum sandar di Kecamatan Tambelan.

"Kapal ini dilengkapi dengan GPS, radar karang, radar pulau, radio pantai, 45 life jacket dan 2 pelapung kapsul, serta dilengkapi dengan ac dan 24 kapasitas kursi penumpang," kata Deswan Wirnanda, Senin.

Kata dia, kapal berbahan dasar kayu tersebut akan digunakan khusus untuk membawa pasien rujukan ke luar daerah, khususnya ke Kalimantan.

Selain itu, kapal yang berada di bawah naungan Pemerintah Kecamatan Tambelan tersebut juga akan digunakan untuk melakukan perjalanan dinas, penumpang, dan distribusi bahan pangan.

"Berdasarkan buku panduan yang kami terima, kecepatan kapal ini dapat disesuaikan. Misalnya untuk perjalanan dinas, kecepatan kapal maksimal sekitar 7 mil per jam, sementara kecepatan maksimal kapal sekitar 10 mil per jam," ungkapnya.

Menurut dia, KM Banawa Nusantara 4 juga memiliki sertifikat lengkap untuk pelayaran, bahkan dilegalkan untuk membawa penumpang.

"Untuk perawatan dan biaya bahan bakar rencananya juga akan dianggarkan dari APBD Bintan melalui kecamatan," tegas Deswan Wirnanda.

Sambung dia, untuk gaji nahkoda dan 4 anak buah kapal masih akan dibahas bersama dengan pemerintah kecamatan, termasuk juga jadwal keberangkatan. (Antara)
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar