250 Petugas PLN Batam siaga 24 jam

id 250 Petugas PLN Batam siaga 24 jam, PLN, Batam

Petugas bright PLN Batam saat melakukan perbaikan di kawasan Batu Besar, Nongsa Kota Batan Provinsi Kepri. Selama lebaran ini PLN Batam menyiagakan 250 petugasnya untuk mengatasi gangguan listrik. (Antaranews Kepri/Messa Haris)

Sepanjang hari raya Idulfitri PLN Batam sudah melakukan berbagai upaya agar kelistrikan bisa tetap terjaga
Batam (Antaranews Kepri) - Guna mengantisipasi gangguan listrik selama libur lebaran dan cuti bersama, bright PLN Batam menyiagakan 250 petugasnya  24 jam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Ada 250 pegawai yang disiagakan sepanjang libur dan cuti bersama hari raya Idulfitri yang terbagi dalam tiga shif," kata Direktur Operasi PLN Batam, Awaluddin Hafid, di Batam, Jumat. 

Awaluddin mengatakan hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang diluar prediksi dan dapat mengganggu kelistrikan di lapangan. Namun, pihaknya berharap pada hari raya nanti bisa berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Petugas yang standby selama 24 jam itu dari bagian pembangkit atau yang mobilitas memberikan pelayanan  kepada masyarakat," ujar Awaluddin.

Ia mengatakan kapasitas pembangkit yang dimiliki saat ini sekitar 545 megawatt (MW) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) serta beberapa pembangkit cadangan lainnya. 

"Kita telah melakukan persiapan dan antisipasi sebaik mungkin terhadap gangguan yang kemungkinan akan terjadi," kata Awaluddin.  

Ia menambahkan sistem kelistrikan di Batam aman dan kapasitas pembangkitnya lebih dari cukup. 

"Kecuali ada gangguan cuaca yang di luar kendali kami," katanya.

Dijelaskan Awaluddin untuk beban puncak di hari biasa total sekitar 400 MW. Sedangkan untuk di hari raya idul fitri diperkirakan beban puncak tertinggi pada pukul 20.00 yang mencapai sekitar 295 MW.

"Beban puncak rata-rata hanya 241 MW, itu artinya selama llibur lebaran PLN Batam memiliki cadangan daya sebanyak 60 persen dari total yang ada," paparnya.

Penurun daya terjadi karena sebagian besar masyarakat di Batam melakukan mudik. dan produksi sejumlah perusahaan juga akan mengalami penurunan. 

"Jadi cadangan kita berlimpah, dengan demikian kita harapkan masyarakat bisa menjalankan ibadah dan kumpul bersama keluarga dengan tenang di rumah," kata Awaluddin.

Manager of Public Relation bright PLN Batam,  Bukti Panggabean menambahkan pihaknya selalu memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan  terbaik kepada pelanggan dan juga masyarakat Batam. 

"Sepanjang hari raya Idulfitri PLN Batam sudah melakukan berbagai upaya agar kelistrikan bisa tetap terjaga," ujar Bukti.

Masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran dapat membayar listrik terlebih dahulu.  Sehingga mudik lebaran bisa lebih nyaman.

Karena batas akhir pembayaran tetap sampai tanggal 20 dan bisa dibayar melalui ATM,  Alfamart,  Indomaret dan Kantor Pos," papar Bukti seraya menambahkan  apabila ada gangguan, pelanggan bisa menghubungi call centre di nomor 123. (Antara)
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar