Rumah tangga miskin di Kepri dialiri listrik

id Ribuan rumah tangga miskin,di Kepri,dialiri listrik

Rumah tangga miskin di Kepri dialiri listrik

Kepala ESDM Kepri Hendri (Antara/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau - PT PLN melakukan penyambungan listrik untuk ribuan rumah tangga miskin di pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Anambas, Lingga, dan Karimun.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Kepri Hendri Kurniadi, di Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan, penyambungan listrik ke ribuan rumah tanggal tidak mampu di wilayah itu merupakan misi pemerintah dalam merealisasikan program Kepri Terang.

Program tersebut menyentuh sasaran sampai di pelosok desa sehingga pada akhirnya seluruh rumah tangga dapat menikmati listrik. Kapasitas listrik untuk masing-masing rumah tangga miskin mencapai 900 KWH.

Penyambungan listrik ke rumah warga miskin tidak sepenuhi menggunakan anggaran negara, melainkan mendapat dukungan dari pihak pengusaha melalui program tanggung jawab sosial (CSR).

PLN juga memberi potongan tarif listrik hingga 50 persen untuk rumah tangga miskin sehingga program Kepri Terang dapat terlaksana secara maksimal.

"Yang terjadi itu, ada di beberapa kawasan berpenduduk dialiri listrik, namun tidak dapat dimanfaatkan oleh warga. Warga tidak mampu membayar tagihan listrik, karena itu PLN membantu meringankan beban warga," katanya.

Hendri merincikan tahun 2021, Pemprov Kepri melakukan penyambungan listrik untuk 752 rumah tangga di Lingga. Selain itu, perusahaan tambang yang beroperasi di daerah tersebut membantu penyambungan listrik pada 1.465 rumah tangga.

Kemudian, dana CSR yang bersumber dari Hulu Migas (SKK dan KKKS Hulu Migas) yang beroperasi di laut Natuna - Anambas digunakan untuk menyambung listrik untuk 9 desa di Anambas, dengan total potensi pelanggan 1.388.

Seluruh desa di Natuna juga telah dialiri listrik. Pemprov Kepri akan merambah sampai ke dusun agar seluruh masyarakat Kepri mendapatkan penerangan.

Pemprov Kepri juga menjolok anggaran dari pusat untuk penyambungan listrik 20.000 rumah tangga miskin di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T)

"Kami minta kesediaan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan untuk dapat mengalokasikan 2000 calon pelanggan untuk masyarakat tidak mampu di kawasan 3T di Kepri," ujarnya.

Untuk di Karimun, Hendri mengemukakan sejumlah perusahaan pertambangan mengeluarkan dana CSR untuk penyambungan listrik. Sejumlah desa di-5 kecamatan akan dialiri listrik.

"Tanggal 27 Oktober 2021 akan dilaksanakan peresmian CSR di Karimun untuk membantu penyambungan listrik di seluruh Kepri," katanya.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE