PDAM Lingga mengecek kebenaran laporan warga Selayar

id PDAM Lingga mengecek kebenaran laporan warga Selayar

PDAM Lingga mengecek kebenaran laporan warga Selayar

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Camat Selayar, bersama pihak perusahaan dan PDAM, dan Camat setempat (Ist)

Kami juga sudah melakukan Analisis dampka lingkungan (Amdal) dan jaraknya itu, sangat jauh dengan Bak utama hanya saja ada masyarakat yang salah paham karena mendapatkan informasi yang tidak dari pihak perusahaan
Lingga (ANTARA) - Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau bersama direktur, LSM, dan dinas terkait di Kabupaten Lingga memastikan kebenaran laporan warga Kecamatan Selayar, yang mengadu kepada bupati bahwa bak penampungan air mereka terkena dampak beroperasinya salah satu penambangan pasir yang beroperasi di Desa Pantai Harapan, Kecamatan Selayar. 

"Dari hasil temuan kami di lapangan, sepertinya ada miskomunikasi antara warga dan pihak perusahaan, dan kami sudah minta pihak perusahaan menjelaskan persoalannya kepada warga agar diluruskan," kata  pengawas PDAM Lingga Badoar Heri, kepada Antara, Kamis.

Temuan tim di lapangan yang dimaksud oleh tim pengawas PDAM Lingga, dengan di dampingi oleh Camat Selayar, Dinas Lingkungan Hidup, LSM Peduli Lingkungan, dan Direktur PDAM Lingga tersebut, menemukan bahwa jarak bak penampungan air dari lokasi penambangan terbilang masih sangat jauh dan kekhawatiran warga tentang dampak air minum mereka juga tidak dapat dibuktikan.

Sementara itu pihak perusahaan yang di wakili oleh Asang mengatakan, dampak dari kolong atau danau pasir tersebut, berbeda dengan tambang-tambang lainnya sehingga danau pasir yang dibuat nanti bisa ditimbun kembali atau jika masyarakat membutuhkan dapat digunakan untuk bak penampungan air baru.

"Kami juga sudah melakukan analisis dampak lingkungan (Amdal) dan jaraknya itu, sangat jauh dengan bak utama hanya saja ada masyarakat yang salah paham karena mendapatkan informasi  tidak dari pihak perusahaan," kata Asang.

Ditempat yang sama LSM Peduli Lingkungan Jon Kosmos, yang ikut mendampingi tim dari PDAM tersebut juga membenarkan tentang temuan dari tim di lapangan untuk itu dirinya mengatakan tim juga sudah melakukan pengecekan dengan mencocokan titik koordinat dari lokasi penambangan dengan bak penampungan air utama dan jaraknya cukup jauh.

"Informasi yang diterima warga aliran tambang akan mengalir ke bak utama PDAM, tapi itu bisa di bantah karena kita lihat sangat tidak mungkin air dari tambang tersebut mengalir ke bak PDAM selain jauh lokasinya juga terpisah oleh desa," sebut Jon Kosmos. (Antara)  
Pewarta :
Editor: Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar